27.4 C
Jakarta
December 1, 2021
Image default
Artikel

Apa Bedanya PT dan CV?

JAKARTA – Ketika akan menjalankan bisnis, mengatur badan usaha menjadi salah satu prioritas utama. Ini mengingat legalitas usaha sangat penting untuk beberapa bidang usaha, termasuk dalam usaha bidang jasa konstruksi.

PT dan CV merupakan bentuk badan usaha yang paling umum ditemui dalam keseharian di Indonesia. Di bidang jasa konstruksi 2 bentuk badan usaha sering dipakai , lalu bagaimana membedakannya. Berikut artikel yang bisa membantu masyarakat jasa konstruksi untuk mengetahui PT dan CV secara lebih jelas, disadur dari https://money.kompas.com/read/2020/11/22/084111026/perbedaan-pt-dan-cv-yang-perlu-diketahui-sebelum-mendirikan-perusahaan?page=all.

1. Bentuk perusahaan dan badan hukum Perseroan Terbatas (PT) adalah badan usaha yang berbentuk badan hukum yang statusnya diatur UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas . Sementara Commanditaire Vennootschap (CV) bukan usaha yang berbadan hukum karena tidak ada peraturan pembantuannya. Sesuai dengan namanya, CV adalah bentuk badan usaha warisan Kolonial Belanda. Pendiriannya yang lebih mudah dibandingkan PT, membuat CV banyak dipilih sebagai badan usaha untuk bisnis UMKM.

2. Modal perusahaan Dalam UU Nomor 40 Tahun 2007, pendirian PT ditetapkan sebesar Rp 50 juta, kecuali ditentukan lain oleh undang-undang atau peraturan yang mengatur tentang pelaksanaan kegiatan usaha tersebut di Indonesia. Namun dalam UU Omnibus Law Cipta Kerja terbaru, ada kelonggaran dalam ketetapan modal minimum. Sementara untuk CV, tidak ada batasan modal dalam pendiriannya. Namun dalam praktiknya, besaran modal yang disetorkan di CV akan mempengaruhi porsi keuntungan di kemudian hari.

3. Pendiri Dalam pendirian usaha berbentuk PT diwajibkan ada minimal 2 orang yang terlibat, baik itu WNI atau pun WNA, di mana masing-masing memiliki bagian saham. Untuk CV juga membutuhkan minimal 2 orang sebagai pendiri. Namun ketentuan pendirian CV melarang WNA ikut mendirikan perseroan komanditer.

4. Pengurusan Perbedaan PT dan CV adalah pada pengurusan. Pengurusan PT dilakukan oleh direksi yang dipilih berdasarkan RUPS. Sementara pemegang saham tidak terdaftar untuk pemegang saham PT, jika pemegang saham tersebut memang ditunjuk RUPS sebagai anggota direksi. Dalam CV, pengurusan perseroan terbagi dalam dua golongan yakni sekutu aktif dan sekutu pasif. Sekutu aktif mengatur perusahaan, sementara sekutu pasif tidak memiliki otoritas dan hanya bertindak sebagai penyetor modal.

5. Pendaftaran Untuk perbedaan CV dan PT juga terletak pada pendirian. Pendirian PT harus dibuat di notaris untuk kemudian harus mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia agar berstatus sebagai badan hukum.Sementara untuk pendaftaran pendirian CV hanya perlu mendaftar ke Sistem Administrasi Badan Usaha Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Ini menyebabkan biaya pendiran CV lebih murah.

6. Nama perusahaan Untuk badan usaha berbentuk PT maka setelah mendapatkan pengesahan dari Kemenkum Ham wajib diisi frasa perseroan terbatas atau disingkat PT dan nama tersebut tak boleh dipakai perusahaan lain. Bagi badan usaha berbentuk CV, tak ada aturan khusus pencantuman statusnya. Mama perseroan bisa saja memiliki kemiripan atau topik antara satu CV dengan CV lainnya. Itulah beberapa perbedaan PT dan CV yang perlu diketahui. Wajib bagi pemilik usaha untuk melihat perbedaan CV dan PT mengingat kedua jenis badan usaha tersebut memiliki berbedaan yang berpengaruh pada kepengurusan perusahaan hingga pembagian keuntungannya.(Yfi)

Related posts

Andrew White, Aktor Yang Jadi Kontraktor

admin

Tanda Tangan dan Kontrak Elektronik

admin

Apa Kabar Ibukota Baru?

admin

Leave a Comment